Mengintip Rumah Mayor China di Bangka Belitung

Santi Andriani, Jurnalis
Kamis 10 September 2015 11:22 WIB
Mengintip rumah Mayor China di Bangka Belitung (Foto: Santi Andriani/Okezone)
Share :

BERKUNJUNG ke Kota Muntok, Provinsi Bangka Belitung, Anda bisa mengunjungi bangunan bersejarah Rumah Mayor China. Bangunannya masih kokoh dengan 16 pilar besar yang menopang dan bagian depan terdapat dua shisa atau arca singa.

Dulunya, Rumah Mayor China tak lain adalah kediamaan Mayor Chung A Tiam, seorang keturunan Tionghoa yang diberi gelar kehormatan Mayor oleh Pemerintah Belanda pada zaman penjajahan.

"Gelar itu tentu tidak sembarangan, karena Mayor dulu seorang saudagar, pengusaha dan banyak uang, maka disegani. Istilahnya kalau sekarang, mungkin seperti mandor," cerita Hendra, generasi keenam dari Mayor yang kini menempati bangunan itu kepada Okezone.

Bangunan Rumah Mayor yang didirikan pada 1834 memiliki arsitektur bangunan khas Eropa dengan penggunaan pilar-pilar besar di bagian teras. Lokasi rumah ini berada di depan Pelabuhan Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Berkesempatan masuk, Okezone berada di ruangan tengah yang luas di mana di dalamnya terdapat altar pemujaan, meja dan kursi tamu, hiasan-hiasan dinding yang berupa foto Mayor, juga istrinya, Yap Im Neo, foto-foto keluarga besar, hiasan dinding yang merupakan ucapan selamat ulang tahun, ulang tahun pernikahan dalam bahasa Mandarin.

"Ini dulunya ruang pertemuan Mayor dan rekan-rekannya, ruang hiburan seperti dansa. Sekarang menjadi ruang sembahyang," kata Hendra.

Sayangnya, sebagai bangunan bersejarah, hanya ruang tengah dan bagian belakang yang boleh dilihat untuk umum. Dikatakan Hendra, sebanyak 12 kamar besar-besar yang berada dalam bangunan ini selalu terkunci.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya