MENGUNJUNGI Kota Gorontalo tidak lengkap jika belum mencicipi kuliner tradisionalnya. Hal itu termasuk makanan penghangat tubuh yang sangat terkenal yakni milu siram.
Milu siram merupakan bahasa sehari-hari warga Gorontalo. Makanan penghangat dari Gorontalo ini sering disebut binthe biluhuta.
"Milu atau binthe artinya jagung, sedangkan siram atau huta berarti berkuah. Binthe biluhuta artinya makanan jagung yang diolah menggunakan kuah," jelas Mitha, penjual milu siram, kepada Okezone, di Gorontalo, Minggu (6/9/2015).
Untuk membuat binthe biluhuta atau milu siram dibutuhkan bahan baku utama jagung serta ikan laut.
"Jika menggunakan ikan air tawar, aromanya tidak terasa ketika disantap," tambahnya.
Sebelum diberi jagung, terlebih dahulu ditaruh parutan kelapa, irisan daun bawang, serta daun kemangi di dalam mangkuk.
"Kelapa yang digunakan masih muda agar saat disantap teksturnya terasa. Selain itu, rasa gurih pun lebih kuat ketika disantap ketimbang kelapa tua. Sedangkan daun bawang berfungsi penambah aroma dan daun kemangi memberikan kesegaran binthe biluhuta," ulasnya.
Menemukan milu siram atau binthe biluhuta di Gorontalo cukup mudah. Hampir di setiap sudut Kota Gorontalo banyak yang menjual makanan berbasis sup tersebut. Untuk satu porsi dihargai Rp8 ribu.