JAKARTA memiliki banyak bangunan bersejarah menarik dikunjungi. Salah satunya Museum Lubang Buaya.
Museum Pengkhianatan PKI atau lebih dikenal dengan sebutan Museum Lubang Buaya berada satu kompleks dengan Monumen Pancasila Sakti di Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Sebelum memasuki kompleks Monumen Pancasila Sakti, kita akan disambut sebuah gerbang tinggi dengan jalanan cukup lebar untuk bus wisata.
Di pintu masuk, pengunjung cukup membayar Rp2.500. Jika membawa sepeda motor dikenakan karcis Rp1.000, sedangkan mobil Rp3.000. Setelah itu, kita akan menyusuri jalan yang suasananya cukup sejuk karena dikelilingi pohon-pohon rindang.
Setelah itu, kita bisa memasuki sebuah bangunan bertuliskan Museum Pengkhianatan PKI. Memasuki Museum Pengkhianatan PKI, kita bisa melihat rekam jejak PKI melalui diorama.
Di dalam museum dua lantai ini, pengunjung bisa melihat 34 diorama rekam jejak PKI. Semua diorama tersebar di dua lantai bangunan Museum Pengkhianatan PKI.
Dari 34 diorama tersebut di antaranya adalah Peristiwa Tiga Daerah, Aksi Teror Gerombolan Ce'Mamat 12 September 1945 dan Pemberontakan PKI di Madiun pada 18 September 1948.
Selanjutnya, kita bisa menyusuri Museum Monumen Pancasila Sakti. Bangunan museum ini terhubung dengan Museum Pengkhianatan PKI.
Di sini, pengunjung bisa melihat diorama dari perjuangan Pahlawan Revolusi menghadapi pemberontakkan gerakan G30S/PKI.
Uniknya, di gedung ini kita juga bisa menyaksikan video dokumenter pemberontakkan G30S/PKI di ruang teater. Biasanya, pengunjung dalam satu rombongan bisa menikmati video dokumenter tersebut.
Sementara itu, sebelum mengunjungi Museum Lubang Buaya ini, sebaiknya mengecek jadwa operasionalnya.
Museum ini buka setiap hari kecuali Senin dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Hari libur nasional pun museum ini tetap buka.