DENGAN semakin banyaknya desainer dari Asia, kini kiblat mode dunia tidak hanya Eropa dan Amerika. Dengan fakta demikian, makin banyak wanita Asia yang sadar fesyen, sehingga satu demi satu mulai memerhatikan penampilan.
Perubahan tidak bisa langsung nampak, karena ternyata ada sejumlah tantangan mode di Asia. Menurut fashion stylist Jeannie Mai, ada dua tantangan terbesar bagi fesyen di Asia.
"Tantangan terbesar yang pertama adalah perbedaan iklim," tutur wanita yang menjadi mentor di acara makeover How Do I Look? Asia kepada Okezone melalui telefon, Kamis, 27 Agustus 2015.
Seperti kita tahu, tidak seperti Eropa dan Amerika yang pasti memiliki empat musim, Asia terlalu luas sehingga tidak semua merasakan empat musim. Apalagi bagi megara tropis seperti Indonesia yang hanya memiliki dua musim.
Tantangan terbesar kedua menurut Jeannie adalah kekayaan budaya dan keyakinan yang ada di Asia.
"Asia kaya akan kebudayaan dan keyakinan. Kedua hal tersebut memberikan tantangan kreasi busana mana yang dapat dikenakan, karena tidak semua rancangan, apalagi yang terbuka-buka bisa dipakai," ungkap Jeannie.
Dengan tagline “Asia’s Ultimate Fashion Fix”, How Do I Look? Asia akan tayang perdana pada hari Senin, 31 Agustus pukul 19.00 WIB di DIVA, channel 162 Indovision.
(Tuty Ocktaviany)