OKEZONE.COM, JAKARTA - Pelabuhan Sunda Kelapa terkenal dengan nilai sejarah, tapi apa daya turis asing enggan melihat Pelabuhan Sunda Kelapa.
Pelabuhan Sunda Kelapa dikenal dengan tempat persinggahan kapal-kapal kayu dalam persoalan transaksi perdagangan di jaman Belanda. Nilai heritage-nya pun sangat tinggi.
Keberadaan histori sejarah Pelabuhan Sunda Kelapa ternyata tak menarik hati turis asing untuk melihat secara detail Pelabuhan Sunda Kelapa.
"Negara Anda memiliki nilai sejarah yang bagus, tapi tidak dirawat dengan baik. Anda lihat saja Pelabuhan Sunda Kelapa, dengan melihat Pelabuhan Sunda Kelapa saya enggan untuk turun," tegas Susan Le Gourd, turis asing asal Belanda kepada Okezone di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, baru-baru ini.
Susan Le Gourd menjelaskan bila dirinya enggan untuk melihat secara detail karena faktor bau yang menyengat serta tak terdapatnya tempat yang sejuk di Pelabuhan Sunda Kelapa.
"Ketika saya mencoba turun di Pelabuhan Sunda Kelapa, pertama kali yang saya rasakan adalah bau menyengat dan tidak ada tempat untuk berteduh sejenak," bebernya lagi.
Susan pun mengatakan bila Indonesia harus lebih perduli dengan nilai sejarah yang dimilikinya, karena hal ini bisa membuat turis asing jauh lebih banyak ke Indonesia khususnya Jakarta.
"Jika Anda memiliki tempat wisata yang jorok, apakah ada yang mau melihatnya? Tanamkan rasa perduli di dalam diri negara Anda agar bisa dilihat oleh seluruh dunia termasuk Pelabuhan Sunda Kelapa," tutupnya.
(Johan Sompotan)