KECAP adalah bumbu makanan yang banyak menjadi favorit masyarakat. Bahan fermentasi dari campuran kacang kedelai, garam, air garam, dan jamur Aspergillus ini, ternyata memiliki efek samping bagi kesehatan.
Fermentasi kedelai mengandung sejumlah besar bahan kimia yang disebut isoflavon. Ini adalah fitoestrogen dan salah satu bahan kimia utama yang mengganggu sekresi estrogen dan aktivitas hormonal lainnya pada manusia.
Bila Anda penyukai kecap, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan untuk menghindari dampak bagi kesehatan Anda, sebagaimana dikumpulkan oleh Boldsky, Sabtu (11/7/2015).
Masalah ginjal
Ginjal bisa terpengaruh oleh oksalat dan phytoestrogen yang hadir dalam produk kedelai. Oksalat menyebabkan batu ginjal, sementara kandungan fitoestrogen dapat menyebabkan gagal ginjal.
Sel darah merah menggumpal
Produk kedelai mengandung hemagglutinin yang membuat sel darah merah menggumpal. Ini menyebabkan oksigen dalam darah berkurang, sehingga serangan jantung dan penyakit kronis lainnya bisa dialami.
Penyerapan mineral terhambar
Kecap yang dijual di pasaran mengandung fitat dalam jumlah tinggi yang dapat mengganggu proses pencernaan, dengan menghalangi penyerapan mineral dalam tubuh manusia.
Jumlah sperma berkurang
Ada penelitian yang menyatakan penurunan jumlah sperma terjadi karena kebiasaan mengonsumsi produk kedelai. Konsumsi kecap yang berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon seks estrogen, sehingga mengganggu kesehatan reproduksi pria.