Kasus kedelapan
Seorang perawat perempuan 46 tahun yang bekerja di klinik, kembali penularan pada petugas kesehatan.
Kasus kesembilan
Pasien laki-laki 56 tahun yang dirawat di bangsal yang sama dengan kasus pertama saat ia berada di rumah sakit, jadi penularan ke sesama pasien.
Kasus ke-10
Seorang pasien wanita 79 tahun yang dirawat di bangsal yang sama dengan kasus indeks selama, kembali penularan ke sesama pasien, seperti juga kasus ke-11 di bawah ini.
Kasus ke-11
Perempuan 49 tahun yang dirawat di rumah sakit dengan pneumonia di bangsal yang sama dengan kasus indeks. Kasus ke-11 ini jaraknya cukup jauh dari kasus indeks, karena satu perempuan dan satu laki-laki. Walaupun jauh tapi tetap bisa tertular juga, sehingga dikawatirkan penularan melalui lingkungan rumah sakit, atau bahkan tertular lewat petugas kesehatan. Tentu untuk ini perlu penelitian lebih lanjut.
Kasus ke-12
Seorang laki-laki 49 tahun, suami dari kasus ke-11. Ini kembali agak mengkawatirkan, apakah kasus ke-12 ini tertular dari kasus ke satu, atau tertular dari istrinya, kalau tertular dari istrinya maka artinya ada penularan berkelanjutan, perlu penelitian lebih lanjut.
Kasus ke-13
Telah dikonfirmasi laboratorium di China pada tanggal 29 Mei 2015 adalah laki-laki berusia 44 tahun dan anak dari kasus dikonfirmasi ketiga, adik dari kasus konfirmasi keempat. Dia tiba di Hong Kong China, pada 26 Mei 2015. Kemudian melakukan perjalanan ke Huizhou melalui pintu masuk di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong. Ini kembali agak mengkawatirkan, apakah kasus ke-13 ini tertular dari kasus ke satu, atau tertular dari kasus ketiga atau keempat, yang menunjukkan adanya penularan berkelanjutan. Kasus ini juga mengkhawatirkan karena bepergian dari Korea Selatan ke China, kemudian mungkin saja menulari orang lain di sana
Kasus ke-14
Seorang pria 35 tahun yang dirawat di bangsal yang sama dengan kasus pertama.
Kasus ke-15
Seorang pria 35 tahun yang ibunya dirawat di bangsal yang sama dengan kasus pertama di rumah sakit. Kasus ini mengunjungi ibunya setiap hari ketika ia berada di rumah sakit. Jadi, sambil merawat ibunya (yang bukan sakit MERS CoV) maka nampaknya kasus ke 15 ini tertular gara-gara datang ke RS yang ada kasus MERS CoV. Ini juga mengkhawatirkan, karena mungkin ada penularan di lingkungan, walaupun harus dibuktikan lebih lanjut. (Habis).
(Renny Sundayani)