TAMPIL cantik saat imlek sudah menjadi kebutuhan wanita yang merayakannya. Terlebih, pilihan busana untuk perayaan imlek kini sudah beragam.
Salah satunya adalah koleksi khusus edisi imlek dari Sonny Muchlison. Desainer sekaligus pengamat mode dan gaya hidup ini merilis koleksi baru yang terinspirasi dari budaya peranakan dengan Indonesia.
“Busana untuk imlek tidak lagi memilih yang berbahan asli Tionghoa, tetapi sekarang lebih disukai yang ada sentuhan Indonesia-nya,” ujar Sonny kepada Okezone di Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini
Jesslyn Anggasta memperagakan koleksi Sonny Muchlison (Foto: Arif/Okezone
Untuk koleksinya, pengajar di Institut Kesenian Jakarta itu memadukan antara batik bermotif oriental dan tenun. Tak hanya itu, budaya peranakan juga terlihat dari sileut yang dihadirkan.
“Bahannya dengan batik pesisir atau pecinan, dan tenun. Kerahnya cheong sam, bentuknya A line, dan lengannya terompet. Tetap ada ciri khas belahan, atau sleek yang bisa memberi kesan seksi tapi tidak mengundang. Lebih elegan,” imbuhnya.
Sementara untuk warnanya, koleksi kali ini lebih beragam. Namun jika imlek identik dengan sesuatu yang mencolok, warna yang dipilih Sonny justru cenderung lembut.
“Warna meriahnya, dan kesannya juga menyenangkan. Untuk Imlek juga selembut mungkin dan feminin,” tutupnya ramah.
(Ainun Fika Muftiarini)