Waspada Herpes Zoster pada Mata Anda

Erika Kurnia, Jurnalis
Rabu 10 Desember 2014 17:35 WIB
Herpes zoster serang mata anda (Foto: Wesegeekhealth)
Share :

INFEKSI pada mata dapat disebabkan berbagai penyebab, salah satunya oleh virus. Salah satu yang patut diwaspadai adalah virus penyebab Herpes Zoster, yang dapat ditandai dengan mata merah dan rasa sakit terbakar pada mata.

Herpes Zoster (HZ) adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella, yang juga menyebabkan cacar air. Tidak hanya muncul di kulit, penyakit ini dalam beberapa kasus juga dapat menginfeksi atau menimbulkan komplikasi pada kelenjar di mata.

Dr. Lukman Edwar, Sp.M., Konsultan infeksi imunologi Departemen Mata FKUI-RSCM, menjelaskan bahwa HZ yang melibatkan area sekitar mata atau Herpes Zoster Oftalmika (HZO), adalah virus varicella yang kembali bereaksi setelah tidur di ganglion saraf dan melibatkan cabang oftalmika ke mata.

"Bila virus HZ menyerang konjungtiva (selaput mata), mata bisa terlihat merah, berair, dan merasakan nyeri seperti terbakar," jelasnya dalam seminar bertema “Herpes Zoster pada Mata” bersama MSD, di The Landmark Building, Sudirman, Jakarta, Rabu, (10/12/2014).

Dr. Lukman menambahkan, HZO jarang mengenai jaringan di dalam mata. Namun, apabila terjadi harus secara mendapatkan pertolongan dokter mata. Dalam keadaan yang  ringan, gejala sisa dari keterlibatan kelopak dan konjungtiva adalah rasa tidak nyaman di mata.

Lebih lanjut ia menjelaskan, apabila HZO melibatkan kornea dapat menimbulkan gejala sisa berupa parit berwarna putih, sehingga penderita akan mengeluh silau atau gangguan penglihatan lainnya. Jika sudah menyerang lensa, penderita dapat mengalami kebutaan.

HZO biasanya juga diawali dengan gejala HZ di kulit sekitar mata, seperti dengan timbulnya benjolan kecil yang berisi cairan di sekitar satu sisi mata. Ini terkadang disertai demam, sakit kepala, dan nyeri pada sisi yang terlibat. Benjolan kecil tersebut dapat membesar dan berubah menjadi keropeng atau kusta akan hilang sendiri dalam waktu 2-6 minggu.

"Karena HZO lebih sering terjadi pada orang tua, di mana proses pemulihan oleh imunitas sudah menurun, sebanyak 50-72 persen pasien di Amerika Serikat telah mengalami gangguan mata berkelanjutan, bahkan sampai hilangnya penglihatan," jelasnya.

Data dari kelompok studi HZ Indonesia di RS Kandou Universitas Sam Ratulangi Manado yang dikumpulkan dari 2008-20013 mencatat kejadian HZ pada mata sebesar 17,41 persen. Persentase tersebut merupakan kedua terbanyak sesudah HZ pada daerah dada.

Selain faktor immunosenescence pada usia lanjut, faktor menurunnya kekebalan tubuh akibat penyakit kronis, seperti penyakit imunitas HIV, juga berperan pada kejadian HZO. Oleh karena itu, pencegahan dengan pemberian vaksin Herpes Zoster sangat dianjurkan, terutama oleh orang yang telah memasuki usia 50 tahun ke atas.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya