Puskesmas & Tenaga Kesehatan Raih Penghargaan dari Menkes

Dewi Kania, Jurnalis
Rabu 26 November 2014 21:41 WIB
Puskesmas dan tenaga kesehatan raih penghargaan dari Menkes (Foto: Okezone)
Share :

SEBAGAI salah satu rangkaian perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek memberi penghargaan kepada seluruh institusi dan tenaga kesehatan berprestasi se-Indonesia. Ada sekira 10 kategori berprestasi yang berhak menerima apresiasi saat malam penghargaan.

Pada kesempatan ini, Menkes Nila langsung memberi selamat dan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Penilaian semua ini berdasarkan segi pelayanan maupun promosi kesehatan yang baik.

"Saya bangga atas prestasi yang telah dicapai ini. Hendaknya harapan kami agar pengabdian ini terus ditingkatkan untuk pembangunan kesehatan tanah air," tutur Menkes Nila saat memberi sambutan di Auditorium Siwabessy, Gedung Sujudi, Kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta (26/11/2014).

Prof Nila menambahkan agar semua kelompok maupun individu dapat terus berkarya dalam pembangunan kesehatan. Dalam hal ini, dibutuhkan kerja sama dari berbagai sektor, termasuk konstitusi swasta dan tokoh masyarakat.

Begitu juga, lanjutnya, bagi penerima penghargaan yang berprofesi sebagai kepala daerah diminta untuk lebih meningkatkan kinerjanya di sektor pembangunan kesehatan.

"Bagi penerima penghargaan, khususnya bupati dan wali kota juga terus dukung pembangunan kesehatan dalam pengembangan regulasi yang mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada masyarakatnya sesuai kearifan lokal," imbuhnya.

Berikut ringkasan peraih penghargaan yang dirangkum Okezone:

1. Puskesmas berprestasi kategori terpencil: Puskesmas Batu Kambing Kabupaten Agam, Puskesmas Muara Kedang Kabupaten Kutai Barat dan Puskesmas Bongo II Kabupaten Boelema Gorontalo.

2. Widyaiswara kesehatan berprestasi: MM Trinabasilih Harsiki, SKM, M.Kes dari UPDT BKOM Pelkes.

3. Tenaga kefarmasian pengelola obat tingkat Kabupaten/Kota: Suhelmi, S.Si, Apt, M.Kes selaku penanggungjawab Instalasi Farmasi Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.

4. Sanitasi terbaik dan masyarakat yang sudah stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS): Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magelang.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya