Kurangi AKI, Menkes: Wanita Harus Berpengetahuan

Erika Kurnia, Jurnalis
Selasa 25 November 2014 14:18 WIB
Menkes ingin tekankan angka AKI (Foto: Erika/Okezone)
Share :

ANGKA Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), yang tinggi dibanding dengan negara-negara lain masih menjadi tantangan bagi Indonesia. 

Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menunjukkan, AKI mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan AKB mencapai 32 per 1000 kelahiran hidup. Dari angka tersebut diperkirakan 44 ibu meninggal saat melahirkan dan 440 bayi meninggal sebelum ulang tahun pertamanya.

Selain itu, pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan juga belum menggembirakan. Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010 menyebutkan, bahwa hanya sekitar 50 persen ibu hamil yang mendapat penjelasan tanda bahaya selama pemeriksaan kehamilannya.

"Saya ingin kaum perempuan berpengetahuan, bukan hanya mereka yang sekolah tinggi-tinggi, tapi siapa pun harus punya pengetahuan. Mulai dari merencanakan keluarga hingga bagaimana menjaga kesehatan diri dan keluarga. Ini penting karena ibu juga sangat berperan sebagai agent of change ada dalam keluarga," pesan Menkes Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K), saat bertandang ke acara Kampanye Peduli Kesehatan Ibu oleh Kemenkes di Lippo Plaza Karamat Jati, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2014).

Selain itu, Menkes juga mengingatkan pentingnya komunitas atau lingkungan ibu hamil untuk mendukung kesehatan ibu hamil, mulai dari suami dan anggota kehamilan sampai kader kesehatan di lingkungan sekitar.

Harapan ini pun sejalan dengan tujuan diadakannya The Amazing Race dengan tema "Ibu Hebat Berlomba untuk Keluarga Sehat" yang diadakan sebagai Kampanye Peduli Kesehatan Ibu.

Sekitar 100 anggota keluarga atau 20 tim dari lima wilayah binaan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, mengikuti acara tersebut. Tiap tim diikuti oleh lima orang yang terdiri dari ibu hamil usia 3-6 bulan, dua orang anggota keluarga/kerabat ibu hamil, dan dua kader dari lingkungan ibu hamil.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya