WALAUPUN Indonesia belum terdeteksi wabah ebola, tapi Kementerian kesehatan terus melakukan pengawasan ketat dalam menanggulangi wabah mematikan ini. Terkait ini pemerintah melatih para petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan perawatan intensif, kepada pasien suspek wabah mematikan, layaknya ebola yang berasal dari luar negeri.
"KKP laut dan udara sama-sama siap. Tapi wabah ini kan pintu gerbang utamanya dari internasional dan lintas batas. Biasanya semua penumpang yang masuk di internasional harus bawa paspor. Jadi semuanya akan siap," tutur Menkes Nila kepada wartawan usai upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-50 di Lapangan Selatan Monas, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Maka ada banyak cara intensif untuk penanggulangan wabah ebola. Istri Faried Moeloek ini sangat bangga dengan kesiapan anggota KKP yang telah dilatih dan rela membantu sesama manusia.
Lebih lanjut, kata Menkes Nila, masalah wabah ini jangan hanya dibebankan kepada Kemenkes saja. Dia meminta seluruh stakeholder kesehatan dan masyarakat juga harus turut mawas diri.
"Ini yang kami harapkan, kesiapan itu jangan hanya dibebani dari Kemenkes. Jadi kita mengatakan kalau kita datang dari daerah endemis atau ada wabah, kita harusnya memberitahukan dan mengaja supaya jangan menularkan pada orang lain. Jangan kita masa bodoh katena itu merugikan masyarakat," tutupnya.
(Renny Sundayani)