BERITA kakek bertelur asal Penjaringan, Jakarta Utara, sejauh ini sudah membuat pihak medis angkat tangan. Setelah beberapa hari masuk Rumah Sakit Koja, kakek tersebut tidak kunjung mengeluarkan telur ajaibnya dan menolak diperiksa oleh pihak rumah sakit dan para ahli.
Dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH MMB yang pernah dipanggil oleh pihak rumah sakit untuk memeriksa pasien bernama Sinin atau biasa disapa Kong Naim tersebut, mencoba untuk melihat kemungkinan yang dapat terjadi.
Ari menjelaskan, prinsip dari proses pencernaan, segala sesuatu yang keluar dari dubur sebagai produk dari metabolisme dari yang manusia makan, akan menjadi kotoran yang harus dibuang. Melihat foto telur yang telah beredar di internet, polip adalah salah satu kemungkinan terjauhnya.
“Kotoran itu enggak ada yang seperti (telur di gambar yang beredar) itu. Bisa jadi itu polip (usus) yang lepas. Tapi, itu jarang dan mungkin enggak akan seperti itu keluarnya," tuturnya saat dihubungi Okezone, Rabu (12/11/2014).
Ahli penyakit dalam dan praktisi kesehatan dari FKUI/RSCM ini memang pernah diminta pihak rumah sakit tempat pasien dirawat untuk meneropong dubur pasien. Namun, pasien yang menolak untuk diperiksa justru menyulitkan pemeriksaan.
Menurut keterangan yang diterima petugas jaga untuk kakek yang mengaku telah bertelur sejak tahun 1998 ini, tidak ada tanda-tanda kelainan atau luka pada dubur akibat kebiasaan mengeluarkan telur tersebut.
“Pertanyaannya, apakah itu benar-benar sesuatu yang keluar dari dubur atau tidak. Secara logika medik itu enggak masuk akal. Tetapi, tetap bisa dilakukan analisa, minimal dengan peneropongan di dubur pasien,” tukasnya.
(Renny Sundayani)