Setelah menjadi korban KDRT, ia pun akhirnya memilih untuk bercerai karena tidak tahan dengan sikap suaminya. Hebatnya, setelah itu Tina mampu menafkahi anaknya sendiri, berperan sebagai ibu sekaligus ayah.
Tina pun mengatakan tidak trauma terhadap pria lain yang mampu mengambil hatinya dan ingin memikat hati Tina. "Pastinya aku tidak trauma sih karena aku pun juga dulu kan dijodohkan secara paksa," ujarnya.
Beruntung, setelah mengalami hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangganya dengan suaminya, akhirnya Tina mendapatkan dambaan hatinya yang bisa menerima keadaannya apa adanya. Mereka pun juga saling mencintai satu sama lain.
(Muhammad Saifullah )