Menurut ahli seksolog Dr Huang, tidak banyak penelitian tentang keberadaan G-spot, apalagi dari segi anatomi. Maka itu, tidak ada saraf yang konsentrasi di satu daerah Miss V dari yang lain.
Namun, faktanya G-spot merupakan bagian paling sensitif yang berada di ujung saraf dengan ukuran per inch. Lantas kenapa G-spot menjadi bagian penting dari hubungan seks?
Ada sebuah tinjauan bukti bahwa keberadaan G-spot diterima secara luas oleh banyak wanita di seluruh dunia. Namun, ada pula kekhawatiran bahwa, keyakinan luas tentang G-spot mungkin akhirnya secara psikologis merusak bagi perempuan yang ingin meningkatkan kehidupan seksnya.
Artinya, kaum hawa yang tidak dapat menemukan G-spot mereka, mungkin merasa tidak mampu mengalami orgasme lebih baik. Sehingga ide ini sangat mengganggu kehidupan seks mereka dan sesekali ingin melakukan operasi demi kepuasan sesaat.
(Renny Sundayani)